Bisnis Konveksi dengan Investasi Mesin Bordir
02
February
2017

Mesin Bordir salah satu perlengkapan dalam sebuah bisnis konveksi, tak diragukan lagi kebutuhan akan layanan bordir terus dicari oleh penjahit, pengusaha konveksi, perorangan atau pemenang tender bidang konveksi, hal ini yang membuat kami membuka divisi penjualan mesin bordir.

Jogja Konveksi sebagai pelaku dibidang usaha konveksi memahami tentang kebutuhan jasa bordir dikota manapun selama ada penjahit disana ada potensi kebutuhan akan jasa bordir, karena harga mesin bordir yang tidak murah oleh sebab itu pemilik mesin bordir sangat sedikit, tapi saat ini bagi peminat bisnis jasa bordir tidak usah khawatir karena jogja konveksi membuat program kerjasama bisnis dibidang jasa bordir yaitu pengadaan mesin bordir di rumah anda.

Jogja Konveksi menawarkan kerjasama mesin bordir bagi siapa saja yang merencanakan bisnis konveksi dengan banyaknya jenis mesin bordir yang kami miliki kami dapat memberikan tawaran kerjsama pengadaan mesin bordir untuk usaha anda di kota manapun selama masih di Indonesia.

Apakah anda akan membeli mesin bordir secara cash atau kredit kami dapat melayani, bahkan seandainya anda hanya memiliki dana yang minim pun kami akan memberikan penawaran kerjasma pengeloaan atau kerjasama investasi mesin bordir.

Mengapa harus menggunakan layanan mesin bordir dari jogja konveksi? pertama karena jogja konveksi adalah salah satu distributor mesin bordir di Yogyakarta dan sekitarnya, kedua karena jogja konveksi sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis konveksi sehingga kami megetahui seberapa besar potensi memiliki mesin bordir, jika anda masih ragu silahkan menhubungi kami untuk berdiskusi lebih jauh tentang kerjasama, potensi dll tentang usaha bordir konveksi.

Anda ingin melihat lebih detail tentang mesin bordir komputer atau bisnis mesin bordir komputer? berikut link halaman jenis-jenis mesin bordir komputer: “Link Mesin Bordir”¬†atau silahkan datang ke workshop kami di Jl. K.H. Ahmad Dahlan 40, Yogyakarta (Barat RS PKU muhammadiyah yogyakarta)

Comments are closed.